Sosialisasi sistem mekanisme IPAL Mahasiswa UNRAM di SMAN 1 Kayangan.

Kayangan, 02 Juli 2025_Sosialisasi terkait pengenalan sistem mekanisme IPAL yang
dilaksanakan pada SMAN 1 Kayangan, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara. Judul
sosialisasi dalam pengabdian masyarakat ini yaitu “Sosialisasi Pengenalan Dasar Implementasi
Sistem Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) Tambak Udang Vaname (Litopenaeus
Vannamei) Lombok Utara oleh Danu Rizki:

Pengabdian Masyarakat ini dilaksanakan di Sman 1 Kayangan.”Kegiatan sosialisai ini dihadiri oleh 17 peserta dari siswi SMAN 1 Kayangan yang merupakan siswi yang memiliki tempat tinggal dekat dengan tambak udang vaname (Litopenaeus Vannamei). Tujuan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini yaitu untuk menanamkan rasa kepedulian dan tanggung jawab masyarakat dalam menjaga lingkungan.
Komoditas perikanan merupakan salah satu yang paling berkembang pesat dan memberikan
kontribusi ekonomi yang signifikan menjadikan masyarakat ikut serta dalam melakukan
budidaya udang vaname. Tetapi limbah yang dihasilkan berupa sisa pakan, dan limbah organic
lainnya dari kegiatan tambak udang dapat mencemari lingkungan perairan jika tidak diolah
dengan baik. Sehingga penerapan sisem IPAL menjadi sangat penting dilakukan untuk mengolah
limbah yang dihasilkan dari budidaya undang vaname sehingga dapat memenuhi standar baku
mutu air dari hasil pengolahan sistem IPAL supaya tidak menimbulkan pencemaran dan
kerusakan pada ekosistem.

Pengelolaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) merupakan aspek penting dalam menjaga
kualitas ekologi dan kesehatan masyarakat. IPAL merupakan sebuah sistem teknis yang
dirancang untuk mengolah air limbah sebelum dibuang ke lingkungan, upaya ini untuk
mencegah dan mengurangi dampak pencemaran lingkungan sehingga dapat memenuhi standar
baku mutu lingkungan. Pengolahan air limbah sangat penting dilakukan terutama di daerah
dengan kepadatan penduduk yang tinggi dan keterbatasan lahan, sehingga sistem IPAL yang
efektif dan efisien menjadi kebutuhan utama dalam pengelolaan lingkungan perkotaan dan
industry. Penelitian sosialisai ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan tentang pengetahuan
dasar pengelolaan IPAL melalui pemberian soal pre test dan post test kepada peserta sosialisasi.

Pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan metode penelitian
menggabungkan evaluasi diagnostic dan formatif untuk mengukur pemaham peserta sosialisasi
pada sebelum dan sesudah pemaparan materi. Materi yang di sampaikan pada sosialisasi tersebut
yaitu tentang dasar mekanisme sistem pengelolaan IPAL tambak udang vaname. Materi dan
yang dibawakan ketika melakukan pengabdian masyarakat ini yaitu definisi dan fungsi IPAL,
tahapan mekanisme dari komponen utama sistem IPAL, manfaat penerapan sistem IPAL untuk
mencegah pencemaran lingkungan.
Kegiatan sosialisasi ini berhasil menginkatkan pemahaman peserta hingga dua kali lipat naik
sampai 96,76% setelah mengikuti sosialisasi, menunjukan efektivitas dari program yang
diberikan. Peningkatan tersebut menunjukan bahwa dengan pemberian edukasi dan pemahaman
berhasil meningkatkan pengetahuan responden secara signifikan. Peningkatan pengetahuan ini
sangat penting sebagai dasar untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat untuk pengelolaan air
limbah dengan IPAL, sehingga sistem dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak
positif terhadap kualitas ekologi.