Guru SMAN 1 Kayangan Terpilih sebagai Peserta Lokakarya Pengembangan Konten dan Fitur Platform Merdeka Mengajar.

Guru SMAN 1 Kayangan, Apriadi Putra, terpilih sebagai peserta dalam kegiatan Lokakarya Penyegaran Konten dan Fitur Platform Merdeka Mengajar (PMM). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan melalui Direktorat Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, dan Tenaga Kependidikan (Dit. KSPSTK) dengan tujuan mengembangkan konten dan fitur Platform Merdeka Mengajar. Lokakarya ini akan dilaksanakan di Hotel Kristal Jakarta, Jl. Tarogong Raya No. 17 Cilandak, Jakarta Selatan, pada tanggal 11 hingga 14 Juni 2024.

Peserta lokakarya ini diikuti oleh 61 orang guru, kepala sekolah dan pengawas yang berasal dari berbagai wilayah di Indonesia yang pernah berkontribusi dalam pengembangan konten platform merdeka mengajar, baik berupa modul ajar, modul projek, maupun bahan ajar.

Dari Nusa Tenggara Barat (NTB) ada dua guru yang terpilih untuk mengikuti kegiatan tersebut, yaitu Apriadi Putra dari SMAN 1 Kayangan, Lombok Utara dan seorang guru dari SMAN 1 Taliwang, Sumbawa Barat.

Kepala SMAN 1 Kayangan, Moch. Fatkoer Rohman, menyampaikan kebanggaannya atas terpilihnya salah seorang guru dari sekolah yang dipimpinnya. “Guru SMAN 1 Kayangan terpilih dan diundang oleh Kemendikbud Ristek sebagai pengembang konten PMM, Tentu ini bukan tiba-tiba. Ada proses yang dijalani dengan konsisten sehingga dipercaya. Ini bermula ketika saya diminta merekomendasikan siapa saja yang layak untuk berkontribusi membuat modul projek P5. Pak Apriadi Putra adalah salah satu yang saya rekomendasikan bersama Buk Nova Apriliani. Sebenarnya, andai saya yang maju waktu itu bisa saja, karena saya kan sudah dipercaya. Tapi saya lebih memilih mengembangkan potensi anak buah,” ujar Fatkoer Rohman.

Dalam proses penyusunan modul, Apriadi Putra dan Nova Apriliani mengikuti bimbingan teknis (bimtek) luring sebanyak empat kali dan tiga kali bimtek daring hingga berhasil menyusun modul projek P5 yang telah diunggah di PMM. Fatkoer Rohman menambahkan, “Tidak berhenti sampai di situ, berbagai kegiatan lanjutan khusus untuk guru-guru yang menyusun perangkat ajar di PMM (kontributor) tetap aktif, hingga akhirnya, salah satu guru SMAN 1 Kayangan, Apriadi Putra, dipercaya mengikuti Lokakarya Penyegaran Konten dan Fitur Platform Merdeka Mengajar dalam upaya mengembangkan konten dan fitur Platform Merdeka Mengajar. Selamat Pak Apriadi Putra, Anda layak dan membanggakan.”

Dengan terpilihnya Apriadi Putra sebagai peserta dalam lokakarya ini, diharapkan akan memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengembangan konten dan fitur pada Platform Merdeka Mengajar, serta memberikan inspirasi bagi guru-guru lain di SMAN 1 Kayangan dan seluruh Indonesia.