SMAN 1 KAYANGAN TERPILIH SEBAGAI PELAKSANA PROGRAM SEKOLAH PENGGERAK

Program Sekolah Penggerak merupakan cetusan Kementerian Pendidikan untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia menuju Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila. Sekolah sebagai pelaksana Program Sekolah Penggerak akan diakselerasi untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju.

Program dilakukan bertahap dan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi Program Sekolah Penggerak.
Saat ini menurut rilis terbaru situs resmi kemdikbud, dari 13.853 Sekolah Menengah Atas yang ada di Indonesia, yang ditetapkan sebagai pelaksana program sekolah penggerak baru 382 SMA, dan SMAN 1 Kayangan sebagai salah satunya. Capaian ini merupakan capain yang luar biasa bagi SMAN 1 Kayangan sebagai satu  diantara dua SMA di Kabupaten Lombok Utara yang terpilih menjadi pelaksana Program Sekolah Penggerak.

Kepala SMAN 2 Kayangan

Terpilihnya SMAN 1 Kayangan sebagai pelaksana Program Sekolah Penggerak tidak terlepas dari Komitmen kepala sekolah dan didukung oleh semua elemen sekolah. karena sebelum penetapan satuan pendidikan sebagai sekolah penggerak, kepala sekolah harus mengikuti berbagai tahapan seleksi mulai dari seleksi administrasi sampai seleksi secara teknis (simulai mengajar).  Selain itu, kinerja dan karakter kepala sekolah akan menjadi bagian yang dipertimbangkan.

Atas capaian ini, Kepala Sekolah, Moch. Fatkoer Rohman pada status akun FB-nya menulis “SMAN 1 Kayangan ditetapkan sebagai Pelaksana Program Sekolah Penggerak. Capaian yang saya raih biasanya untuk diri saya sendiri misal ini atau itu. Sekarang teras lebih membanggakan karena saya bisa ‘berbakti’ untuk sekolah yang saya pimpin”. Namun beliau menegaskan bahwa ini bukan akhir, melainkan ini baru awal yang harus dijalankan dengan penuh komitmen, integritas dan tanggung jawab. Beliau juga menyampaikan bahwa agar program ini bisa berjalan maka dukungan dari semua pemangku kepentingan tentu sangat dibutuhkan.

Ditetapkannya SMAN 1 Kayangan sebagai pelaksana Program Sekolah Penggerak merupakan sebuah kesempatan sekaligus sebagai sebuah tantangan. Kesempatan untuk mengakselerasi kemajuan sekolah dalam memberikan layanan Pendidikan yang berkualitas melalui peningkatan mutu layanan yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru). Sementara tantangannya yaitu kepala sekolah, guru dan tenaga kependidikan dituntut lebih dalam meningkatkan kualitas dan kemampuannya dalam memberikan mutu layanan lebih dari pada yang diharapkan.