
Saat ini terdapat dua permasalahan besar di masyarakat, yakni (1) permasalahan kelangkaan pupuk; dan (2) Persoalan penumpukan sampah. Karakteristik sampah di masayarakat sekitar sebagian besar adalah sampah organik, mulai dari kotoran ternak, sampah daun, bahkan sampah dapur.
Terlebih saat ini adalah musim penghujan, pengelolaan yang tidak tepat terhadap sampah organik ini akan sangat mempengaruhi lingkungan. Misalnya: bau yang tidak sedap, munculnya berbagai macam serangga penggangu yang bahkan dapat menimbulkan berbagai penyakit.
Dari kedua persoalan ini, SMAN 1 Kayangan menghadirkan solusi dari aktivitas pembelajaran, yakni aktivitas belajar mengolah sampah organik menjadi kompos (Pupuk organik). Aktivitas pembelajaran ini telah dapat menghasilkan produk berupa pupuk organik yang diberi merek KOSKA (Kompos Smansaka).
Selain dapat mengatasi persoalan kelangkaan pupuk dan masalah sampah, aktivitas pembelajaran ini dapat menumbuhkan mental dan jiwa wirausaha peserta didik. Melalui aktivitas pembelajaran ini juga peserta didik dapat mengaplikasikan multi disiplin ilmu, seperti: Biologi, Kimia, Fisika, Desain Grafis, bahkan Ekonomi.
Berikut ini adalah video proses pengemasan Pupuk Organik KOSKA, kraya siswa SMAN 1 Kayangan




