Momentum Imtaq diisi dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad S.A.W.

Hari ini, Jumat 29 Oktober 2021 M bertepatan dengan tanggal 23 Rabiul Awal 1443 H, warga SMAN 1 Kayangan memperingati Maulid Nabi Muhammad Salallahu‘alaihiwasallam. Peringatan maulid dirangkaikan dengan pelaksanaan imtaq Jumat. Sehingga seperti biasa, di Jumat pagi seluruh peserta didik melaksanakan sholat dhuha sebelum melanjutkan ke rangkaian acara Maulid.

Tiba saat kegiatan maulid dimualai, MC memepersilakan Kepala sekolah menyampaikan sambutan. Dalam sambutannya, kepala sekolah menyampaiakan kepada seluruh peserta didik yang hadir, bahwa kegiatan maulid yang biasanya identik dengan suguhan dulang (makanan), maka kali ini maulid benar-benar diidentikkan dengan keteladanan.

Beliau menegaskan bahwa pada momen maulid ini, kita hendaknya meneladani akhlak Rasulullah SAW sebagai panutan yang harus ditiru dan digugu. Karena memang beliau, Rasulullah SAW diutus Allah SWT untuk menyempurnakan akhlak umat manusia. Beliau kemudian memaparkan bahwa konsep akhlak ini diimplementasikan dalam kurikulum sejak lama, yang kini pada zamannya mas mentri dinamakan Profil Pelajar Pancasila.

Usai memberikan sambutan, rangkaian kegiatan maulid dilanjutkan dengan uraian hikmah maulid Nabi Muhammad SAW yang disampaiakan oleh Ustadz Syamsul Anwar. Inti penyampaian ustadz dalam mengupas uraian maulid Nabi Muhammad SAW ini adalah terkait konsekuensi  kesaksian kita bahwa Nabi Muhammad SAW itu adalah seorang rasul. Konsekuensi pertama adalah, sebagai pribadi muslim kita harus meyakini bahwa apa yang beliau bawa (ajarannya) adalah benar datang dari Allah SWT. Konsekuensi ke-dua adalah menaati apa saja yang diperintahkan oleh Rasulullah SAW. Yang ke-tiga adalah menjauhi segala sesuatu yang dilarangnya. Kemudian Yang ke-empat adalah beribadah kepada Allah SWT sesuai dengan yang dicontohkan oleh Rasulullah, Muhammad SAW.

Penceramah kemudian menghimbau kepada seluruh peserta didik yang hadir, agar menanamkan empat hal yang menjadi konsekuensi atau kewajiban terhadap Rasulullah SAW agar tumbuh sebagai karakter. Sehingga akan terbentuk peserta didik yang memiliki karakter keimanan yang kuat. Setelah penyampaian uraian hikmah maulid Nabi Muhammad SAW, rangkaian kegiatan ditutup dengan  memanjatkan do’a bersama yang dipimpin oleh Drs. H. Abdul Kabir.

PPID Smansaka