
Sebagai instrument sekolah untuk membangun karakter spiritual peserta didik, kegiatan imtaq pekan ini tetap diawali dengan sholat dhu’a sebelum dilanjutkan ke rangkaian kegiatan lainnya. Dibandingkan pelaksanaan sholat dhuha pada pekan lalu, kali ini peserta didik terlihat lebih tertib. Hampir seluruh peserta didik yang beragama muslim membawa perlengkapan sholat. Selain itu, sebagain besar dari mereka juga telah mengambil air wudhu di rumah sebelum berangkat ke sekolah. Sehingga tidak terjadi antrean panjang untuk mengambil air wudhu di sekolah.
Melihat perubahan positif ini, diharapkan rutinitas sholat dhuha sebagai pembuka kegiatan imtaq dapat membawa dampak positif terhadap perkembangan sikap spiritual peserta didik. Sehingga sikap ini akan turut berdampak terhadap sikap sosial maupun kognitif mereka.
Berupaya membuat perubahan bukanlah persoalan sehari dua hari, sepekan dua pekan atau bahkan setahun dua tahun. Akan tetapi butuh upaya yang konsisten dan terarah secara berkesinambungan. Sehingga dukungan moril dari segenap stakeholder terutama warga sekolah tentu sangat berperan. demikan juga dengan kebutuhan sarana prasarana yang menujang kelangsungan kegiatan imtaq ini harus menjadi perhatian.




