
Senin, 13 September 2021.
Sebagai bagian dari masyarakat sekaligus calon penyelenggara kemasyarakatan, peserta didik perlu diperkenalkan dan dilatih terkait dengan pendidikan politik. Sehingga selain pelajaran-pelajaran formal, Pendidikan politik juga merupakan bagian yang dilatih di sekolah, diantaranya melalui kegiatan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS).
Salah satu kegiatan OSIS yang menjadi media penting dalam menginternalisasi pendidikan politik yaitu Pemilihan Umum Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pemilu OSIS). Pemilu OSIS merupakan pesta demokrasi sekolah dan menjadi agenda tahunan yang melibatkan seluruh warga sekolah guna menjaring dan menentukan kandidat terbaik, yakni seorang ketua dan wakil ketua OSIS untuk satu periode kepengurusan. Penyelenggaraan kegiatan Pemilu OSIS pada umumnya memiliki beberapa tahapan, diantaranya pendaftaran bakal calon, seleksi bakal calon, penetapan calon dan nomer urut calon, penyampaian visi dan misi (kampanye), pemilihan langsung ( vote), penetapan Ketua dan wakil ketua OSIS terpilih, LDK dan pelantikan.
Kegiatan Pemilu OSIS di SMAN 1 Kayangan saat ini sudah sampai pada tahapan Penyampaian Visi dan Misi yang dikemas dalam bentuk Debat Kandidat Calon Ketua dan Calon Wakil Ketua. Kegiatan dibuka dengan berbagai kegiatan antara lain, Menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Laporan Ketua Komisi Pemilu OSIS (KPO), sambutan Ketua OSIS, Sambutan Kepala Sekolah sekaligus membuka secara resmi kegiatan debat tepat pukul 08.31 WITA dan diakhiri dengan do’a.
Dalam sambutannya, kepala sekolah menyampaikan kepada seluruh peserta didik yang hadir, bahwa dalam organisasi itu kita melatih kemampuan yang harus dikuasai oleh peserta didik abad 21, yakni Kritis, Kreativitas, Komunikasi, dan Kolaborasi atau sering dikenal dengan istilah 4K. “ Kalau kalian mau melatih 4K, maka OSIS menjadi wadah untuk mengasah itu. Tapi catatan pentingnya adalah meskipun kalian aktif berorganisasi, kalian harus menyeimbangkan antara organisasi dengan kegiatan belajar mengajar” pesan beliau kepada seluruh peserta didik.
Usai kegiatan pembukaan, tiba saatnya acara inti, yakni penyampaian visi, misi dan debat kandidat calon Ketua dan wakil Ketua OSIS periode 2021-2022. Acara debat terdiri dari 3 sesi. Sesi pertama berupa penyamapain Visi, Misi dan penyagahan Visi, Misi oleh Paslon lain. Sesi ke-dua yakni pencabutan secara acak lembar pertanyaan yang disiapkan panelis dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sudah disiapkan oleh masing-masing pasangan calon. Sedangkan sesi ke-tiga yaitu memberikan challenge kepada masing-masing pasangan calon untuk menjawab pertanyaan maupun menyanggah jawaban (seputar visi misi dan program-program unggulan) yang dilontarkan oleh pasangan calon lain. Masing-masing sesi debat dapat diikuti dengan baik oleh ke-empat pasangan calon. Terkadang di sela-sela penyampaian diselingi sorak simpatisan untuk memberikan support terhadap Paslon dukungan. Kegiatan berjalan tertib dan terkendali, tidak ada kericuhan yang terjadi karena fanatisme simpatisan. Hal ini tentu menjadi pembelajaran berharga bagi mereka (peserta didik) untuk memaknai Pemilu sebagai suatu wahana demokrasi yang bersih, aman, tertib dan terkendali.





